PANDUAN LENGKAP PENGIRIMAN INTERNASIONAL DARI INDONESIA
PANDUAN LENGKAP PENGIRIMAN INTERNASIONAL DARI INDONESIA
Mau ekspor barang ke luar negeri tapi bingung harus mulai dari mana? Tenang, kamu nggak sendiri! Banyak pelaku UMKM, online seller, hingga individu yang masih ragu untuk mengirim barang ke luar negeri karena terdengar rumit. Padahal, prosesnya bisa jadi sangat mudah jika tahu langkah-langkahnya.
1. Tentukan Barang yang Akan Dikirim
Sebelum mengurus pengiriman, pastikan dulu:
- Barang tidak masuk dalam daftar barang terlarang (seperti bahan mudah meledak, narkotika, dll).
- Barang tidak dilarang masuk ke negara tujuan.
- Barang memiliki kemasan yang aman untuk perjalanan jauh.
2. Persiapkan Dokumen Pengiriman
Untuk pengiriman internasional, dokumen sangat penting. Dokumen yang biasanya dibutuhkan:
- Invoice atau nota penjualan
- Packing list
- Formulir pengiriman dari jasa ekspedisi
- HS Code (jika ekspor resmi)
- Surat keterangan asal barang (COO) untuk ekspor tertentu
Bonus: Untuk bisnis, kamu juga bisa mengurus NPWP, NIB, dan Izin Ekspor dari OSS agar lebih profesional.
3. Pilih Jasa Ekspedisi Internasional
Ada banyak jasa ekspedisi internasional dari Indonesia, seperti:
- DHL, FedEx, UPS, TNT (pengiriman cepat & premium)
- EMS POS Indonesia (lebih terjangkau)
- Forwarder swasta lokal (cocok untuk bisnis besar atau volume tinggi)
Tips:
- Bandingkan harga, estimasi waktu, dan layanan pelacakan.
- Pilih layanan express jika butuh cepat, atau economy jika ingin hemat.
4. Cek Ongkir & Estimasi Waktu
Gunakan tools online dari masing-masing jasa ekspedisi atau aggregator pengiriman untuk:
- Mengetahui biaya kirim
- Estimasi waktu pengiriman
- Informasi pajak dan bea masuk di negara tujuan
Jangan lupa: untuk barang bernilai tinggi, asuransi pengiriman sangat disarankan!
5. Proses Bea Cukai
Setiap barang yang dikirim ke luar negeri akan melewati proses bea cukai, baik di Indonesia maupun di negara tujuan. Di sinilah pentingnya dokumen lengkap.
Yang perlu diperhatikan:
- Barang bernilai tinggi mungkin dikenakan pajak ekspor atau bea masuk.
- Pastikan HS Code dan deskripsi barang sesuai agar tidak ditahan.
6. Lacak & Komunikasi dengan Penerima
Setelah barang dikirim, kamu akan mendapat nomor resi (tracking number) untuk melacak pergerakan paket.
Tips tambahan:
- Informasikan ke penerima tentang estimasi waktu dan kemungkinan adanya bea masuk.
- Simpan bukti pengiriman dan dokumen, terutama untuk transaksi bisnis.
Bonus: Tips Kirim Barang Aman ke Luar Negeri
- Gunakan bubble wrap dan kardus berlapis
- Tempel label fragile jika barang mudah pecah
- Tulis alamat penerima dengan lengkap & jelas
- Pilih ekspedisi dengan asuransi & pelacakan real-time
Siap Ekspor? Kirim Barang ke Dunia dengan Percaya Diri!
Sekarang kamu sudah punya panduan lengkap untuk mengirim barang ke luar negeri dari Indonesia. Prosesnya mungkin terlihat banyak, tapi dengan partner ekspedisi yang tepat dan persiapan matang, semua jadi lebih lancar!
0 Comments